Cara Membuat Rumus Sidik Jari SKCK

Cara Membuat Rumus Sidik Jari SKCK Online dan Offline

Cara Membuat Rumus Sidik Jari SKCK – SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) adalah berkas penting yang perlu dipersiapkan untuk pendaftaran CPNS. Untuk membuat SKCK, Sobat bisa diproses di loket pelayanan SKCK polsek atau online.

Namun, untuk membuat SKCK online, Kamu harus melampirkan sidik jari SKCK. Agar aplikasi SKCK dapat berjalan dengan lancar dan cepat, Kali ini Mimin akan membagikan rumus sidik jari SKCK kepada semua Sahabat Pintar. Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Persyaratan Resmi Sidik Jari SKCK

  1. 1 Lembar Foto KTP (Kartu Tanda Pengenal).
  2. 2 lembar pas foto ukuran 4X6 dengan latar belakang merah.
  3. 1 foto di sebelah kiri, ukuran 4X6, latar belakang merah.
  4. 1 Lembar foto terlihat bagus dengan latar belakang merah 4X6.
  5. Lengkapi Formulir Ciri-ciri Fisik Seperti nama, rambut, fitur wajah, dan fitur lainnya.

Bagaimana Cara Membuat Tumus Sidik Jari SKCK Offline?

Jika Kamu sudah memenuhi semua persyaratan di atas, Kamu dapat memproses sidik jari secara offline di kantor polisi terdekat dengan tempat tinggalmu.

  1. Kunjungi kantor polisi pada jam kerja

Mimin menyarankan agar Kamu segera mengunjungi kantor polisi untuk mendapatkan nomor antrian cepat untuk mempercepat proses sidik jari SKCK.

Yang perlu sobat ketahui adalah jam operasional loket SKCK dari pukul 08.00 hingga 11.00 untuk sesi pertama. Untuk sesi kedua akan dibuka kembali pada pukul 13.00 sampai loket SKCK tutup.

  1. Ambil Formulir dan isi dengan lengkap

Saat menuju loket penyerahan SKCK, Sahabat Pintar bisa langsung menuju loket untuk menerima formulir sidik jari SKCK. Jika Kamu tidak tahu dimana mendapatkan formulir, jangan ragu untuk bertanya kepada penduduk setempat.

Setelah berhasil menerima formulir, silakan segera isi formulir sesuai dengan data pribadi. Jika ada pertanyaan yang belum diketahui, Sahabat Pintar bisa bertanya kepada petugas di loket SKCK. Pastikan data yang ditulis benar tanpa terkecuali.

  1. Persyaratan pengajuan SKCK

Setelah melengkapi data diri pada formulir yang telah disediakan, langkah selanjutnya adalah melampirkan persyaratan pengajuan SKCK seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

  1. Proses sidik jari

Setelah itu, tunggu petugas memanggil nama kamu sebelum melanjutkan sesi sidik jari.

Prosedur sidik jari harus dilakukan sesuai prosedur yang ada. Umumnya, pelamar diminta untuk meletakkan jarinya di atas tinta agar bisa melihat sidik jari di kertas putih. Ikuti seluruh proses sidik jari.

  1. Pembuatan Rumus Sidik Jari SKCK

Setelah itu, petugas kepolisian mulai membuat formula sidik jari SKCK. Biasanya, proses ini memakan waktu hampir satu jam. Jadi, bawalah buku agar tidak bosan saat menunggu hasil SKCK.

  1. Mengambil Berkas yang Sudah Selesai

Ketika proses pembuatan sidik jari SKCK selesai, penanggung jawab akan memanggil nama Kamu untuk mencari file SKCK.

Cara Membuat SKCK Online

Selain datang ke kantor polisi secara langsung, Sahabat Pintar juga bisa membuat SKCK secara online. Sebelum mengirimkan SKCK, ada beberapa persyaratan umum yang harus Anda persiapkan terlebih dahulu:

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • KK (kartu keluarga)
  • Akte Kelahiran / Ijazah
  • Foto ukuran 4X6 dengan kemeja kerah
  • Rumus sidik jari
  • Data orang tua
  • Data pribadi
  • Paspor (jika ada)
  1. Kunjungi Situs Badan Kepolisian Negara (Polri)

Pertama, Sobat akan masuk ke website resmi Polri. Langkah selanjutnya, klik menu “Formulir Pendaftaran” untuk mengisi dan melengkapi formulir.

Setelah itu, Sobat harus mengisi formulir pendaftaran SKCK. Ada 8 formulir yang harus di isi, antara lain:

  • Formulir Satuan Wilayah (Satwil)
  • Formulir Data Pribadi
  • Formulir Hubungan Keluarga
  • Formulir Pendidikan
  • Formulir Perkara Pidana
  • Ciri Fisik
  • Lampiran
  • Keterangan
  1. Isi Formulir di Satuan Wilayah

Selanjutnya, Sobat nantinya akan diminta untuk mengisi formulir satwil atau satuan wilayah. Pada tahap ini, Sobat harus memilih:

  • Jenis Keperluan
  • Satuwil Pendaftaran SKCK
  • Data Diri Sesuai Domisili KTP
  • Metode Pembayaran SKCK

Setelah mengisi formulir, klik “Lanjutkan” untuk pindah ke formulir berikutnya.

  1. Isi Data Pribadi

Selanjutnya Sobat akan diminta untuk mengisi data diri seperti nama, tempat lahir, jenis kelamin, status perkawinan, agama, pekerjaan, alamat tempat tinggal, NIK KTP, NIK KK dan melampirkan pas foto 4X6 dengan kemeja berkerah. Setelah memasukkan semua data, klik “Lanjutkan“.

  1. Formulir Hubungan Keluarga

Sobat selanjutnya harus mengisi formulir Hubungan Keluarga berikut ini.

  • Data Diri Suami/Istri (Jika Sudah Menikah)
  • Data Ibu Kandung
  • Data Ayah Kandung
  • Data Diri Saudara/Saudari (Baik Kandung Maupun Tiri)

Apabila Sobat belum menikah, Sobat dapat mengosongi tabel data tersebut. Dan apabila tidak memiliki saudara ataupun saudari, Sobat juga dapat langsung menghapus tabel tersebut.

Untuk mempermudah pengisian pada bagian ini, Sobat harus bisa mengisi formulir sesuai dengan kartu keluarga. Apabila sudah pecah dari kartu keluarga orangtua, maka sobat dapat meminjam salinan Kartu Keluarga (KK) ke orangtua.

  1. Data Riwayat Pendidikan

Pada formulir ini, Sobat diharuskan mengisi formulir riwayat pendidikan yang meliputi:

  • Tingkat Pendidikan Terakhir
  • Nama Sekolah atau Universitas
  • Provinsi Sekolah atau Universitas
  • Kabupaten Sekolah atau Universitas
  • Tahun Kelulusan Pendidikan

Setelah mengisi semua formulir, klik “Lanjutkan” untuk melanjutkan ke formulir berikutnya.

  1. Formulir Perkara atau Kasus Pidana

Jika Sobat belum pernah tersangkut atau terjerat kasus pidana, maka pilihlah kolom “Tidak Pernah” lalu klik “Lanjutkan“.

  1. Formulir Ciri Fisik

Formulir yang satu ini adalah formulir yang paling ribet. karena sobat nantinya akan diminta untuk mengisi “Rumus Sidik Jari“. Apabila belum mempunyai rumus sidik jari, maka sobat dapat langsung mengunjungi polsek terdekat.

Selain itu, ciri fisik yang nantinya diminta untuk di isi adalah :

  • Tipe Wajah atau Bentuk Wajah
  • Rambut
  • Warna Kulit
  • Tinggi Badan
  • Berat Badan
  • Tanda Istimewa
  • Rumus Sidik Jari Kanan dan Kiri
  1. Formulir Lampiran SKCK

Selanjutnya, Sobat akan diminta untuk mengunggah atau memberikan dokumen berupa:

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • Paspor (Jika Ada)
  • KK (Kartu Keluarga)
  • Akte Kelahiran
  • Rumus Sidik Jari
  1. Lengkapi Formulir Lainnya

Setelah itu, Sobat akan diminta uneuk melengkapi semua formulir lainnya seperti:

  • Riwayat Pekerjaan atau Negara yang sudah pernah dikunjungi
  • Kegemaran atau Kesenangan
  • Alamat yang mudah untuk dikunjungi
  • Alamat Email

Untuk Warga Negara Asing (WNA), Anda dapat mengisinya dengan Pihak Sponsor, Alamat Sponsor, Telepon atau Fax, dan Jenis Usaha.

Jika sobat tidak memiliki pengalaman atau riwayat pekerjaan, belum pernah keluar negeri, tidak memiliki kesenangan atau kegemaran, Sobat boleh mengosongkan formulir pada tabel tersebut. Setelah itu, klik “Proses” dan tunggulah beberapa saat hingga sistemnya selesai.

  1. Ambil SKCK di Polsek Tujuan

Setelah semua tahapan formulir yang sudah di isi, Sobat sudah bisa langsung mengambil SKCK di polsek tujuan yang sudah didaftarkan sebelumnya. Jangan lupa untuk membawa formulir pengambilan SKCK yang sudah di dapatkan melalui situs yang Sobat isi sebelumnya.

Berapa Biaya Pembuatan Rumus Sidik Jari SKCK?

Biaya pembuatan rumus sidik jari SKCK bervariasi tergantung dari wilayah sobat. Namun, pada umumnya biaya yang dikenakan dimulai dari Rp 5.000,- (Lima Ribu Rupiah) Sampai Rp 20.000,- (Dua Puluh Ribu Rupiah). Hal ini tergantung dari kebijakan polsek dan polres yang ada pada wilayah sobat.

Berapa Lama, Masa Berlaku Rumus Sidik Jari NKCK?

Berkas rumus sidik jari yang sudah dikeluarkan secara resmi oleh polres, akan berlaku seumur hidup atau selamanya. Jadi, jika sobat kehilangan dokumen SKCK, Sobat dapat langsung mengajukan pembuatan ulang lagi di polres terdekat tanpa harus melakukan proses pengulangan rumus sidik jari.

Kesimpulan

Itulah beberapa panduan Cara Membuat Rumus Sidik Jari SKCK Secara Resmi di Polres ataupun Polsek terdekat. Apabila ada kesalahan dalam kata-kata yang sudah kami rangkum pada artikel ini, mohon untuk dimaafkan. Semoga artikel ini dapat membantu sobat, Terima kasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published.